KUALITAS KESETIAAN

Baca: Keluaran 19:1-6

... jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa ... (Keluaran 19:5)


Bacaan Alkitab Setahun:
Lukas 15-18


Ada sebuah ungkapan lama yang mengatakan bahwa janji adalah utang. Maksudnya, apabila seseorang sudah mengucapkan sebuah janji maka janji itu harus ditepati. Jika tidak, orang itu bisa dianggap ”pengobral janji palsu”.   

Hari ini kita juga belajar tentang janji. Yakni janji antara Tuhan dan umat-Nya. Janji ini digagas oleh Allah dan bersifat mengikat antara Allah dengan umat Israel. Dalam janji ini Allah berinisiatif menjadikan bangsa Israel ”harta kesayangan di antara segala bangsa” (ayat 5) dan ”kerajaan imam dan bangsa yang kudus” (ayat 6). Tawaran semacam ini tentu sangat istimewa sebab Tuhan sendirilah yang berjanji. Janji yang disampaikan Allah sudah pasti mengandung ”jaminan mutu”; tak perlu diragukan lagi. Permasalahannya, apakah umat Israel mampu memenuhi syarat untuk hidup sebagai umat perjanjian? Syaratnya satu saja: ”sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku” (ayat 5). Dengan kata lain, umat perjanjian ini mesti berikrar setia dengan segenap hati untuk hidup sebagai umat kepunyaan Allah, yang hanya bersandar pada sabda-Nya!

Kita adalah umat Allah. Kepada kita, Allah telah memberikan diri-Nya dan juga perjanjian kasih-Nya. Sebagai tanggapannya, bagaimanakah kualitas kesetiaan kita? Bagaimanakah sikap kita jika persoalan dan kesulitan hidup datang? Apakah kita menjadi kecewa dan marah kepada Allah, lalu lari meninggalkan-Nya? Setialah, setialah ... walaupun kadang kala hal itu terasa berat untuk dilakukan. Ingatlah, Allah kita yang setia selalu siap mendukung kita ”di atas sayap rajawali”-Nya (ayat 4) —DKL
ALLAH KITA ADALAH PRIBADI YANG SETIA
KIRANYA HIDUP KITA JUGA MENUNJUKKAN SETIA KEPADA-NYA

Subscribe to receive free email updates:

Related Posts :

  • Pengorbanan “Aku berkata kepadamu : sesungguh jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, … Read More...
  • Buka Dulu Topengmu Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya. (2 Korinta 3:16). Para pemuda pasti masih i… Read More...
  • Mengimitasi Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati." (Lukas 6:36). Seorang Ibu jengkel karena anak tetangga suka mereb… Read More...
  • Roti Kehidupan “Kata Yesus kepada mereka : Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku ia tidak akan lapar lagi dan barangsiapa percaya kepada-Ku ia… Read More...
  • Ingin Bahagia Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada TUHAN, Allahnya.  (Masmur 146:5). Kuda sang… Read More...

0 Response to "KUALITAS KESETIAAN"

Post a Comment