Lebih Dari Sekedar Menolong

Bacaan : �Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mareka pingsan di jalan. (Matius 15:32).

Jaman sekarang, memerhatikan kebutuhan orang lain yang tidak ada hubungan apa-apa dengan kita itu barangkali dianggap aneh, apalagi sampai memeerhatikan sampai ke kebutuhan yang paling mendasar. Misalnya sampai memberikan bantuan dan perhatian pun biasanya hanya sekedarnya, yang penting sudah memberikan bantuan untuk hari itu atau beberapa hari ke depan. Soal kehidupan selanjutnya bagaimana, itu urusan nanti, bahkan barangkali kita berfikir bahwa itu bukan urusan kita lagi.

Kisah Tuhan Yesus memberi makan empat ribu orang menunjukkan sebuah perhatian khusus Tuhan Yesus sampai ke kebutuhan mendasar orang banyak yang mengikuti-Nya. Penulis injil Matius merekam bagian perkataan Tuhan Yesus yang sungguh penuh perhatian dan belas kasihan; (ayat 32c) Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan. Perkataan Yesus menunjukkan kepedulian dan perhatian yang besar kepada orang banyak, tidak hanya tentang bagaimana memberi mereka makan, tetapi juga tentang keselamatan hidup mereka. Barangkali Tuhan Yesus berfikir keselamatan mereka pun terancam jika mereka pulang, mereka bisa pingsan karena lapar. Secara manusiawi, Tuhan Yesus bisa saja berfikir; kalau mereka pingsan di jalan, itu urusan mereka. Siapa suruh mengikuti saya?! Siapa suruh juga tidak bawa bekal?! Mereka bukan siapa-siapa saya!

Dari sini kita diajak seperti Tuhan Yesus yang memerhatikan dan membantu orang lain tidak dengan sekedarnya tetapi dengan mencoba memerhatikan juga kebutuhan mendasarnya. Mari melayani.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lebih Dari Sekedar Menolong"

Post a Comment